Kendari, Aktual21.com – Musyawarah Nasional (Munas) X Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Daerah (Perbamida) yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, resmi memilih kembali Sofia Nurkrisnajati Atmaja sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perbamida untuk periode 2025-2030.
Keputusan ini diambil secara aklamasi oleh seluruh peserta Munas yang merupakan perwakilan dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Milik Daerah dari seluruh Indonesia. Pemilihan ini menandai periode kepemimpinan kedua bagi Sofia Nurkrisnajati Atmaja, yang dinilai berhasil membawa Perbamida semakin solid dan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Sofia Atmaja didampingi Afandi Nugroho sebagai sekretaris jenderal DPP Perbamida periode 2025-2030.
Dalam sambutannya, Sofia Nurkrisnajati Atmaja menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menekankan bahwa fokus utama kepemimpinannya ke depan adalah memperkuat sinergi antara BPR/BPRS Milik Daerah dengan Pemerintah Pusat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Di periode mendatang, kita akan terus mendorong peningkatan kapasitas, tata kelola, dan digitalisasi BPR/BPRS Milik Daerah. Tujuannya jelas: menjadikan BPR/BPRS sebagai motor penggerak utama UMKM di daerah masing-masing, sekaligus memastikan kepatuhan kita terhadap regulasi perbankan yang semakin ketat,” ujar Sofia.
Munas X Perbamida yang digelar sejak tanggal 9 hingga 11 Desember 2025 ini mengambil tema “Transformasi BPR/BPRS Milik Daerah dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital”. Selain agenda pemilihan ketua umum, Munas juga menghasilkan rekomendasi strategis terkait penguatan modal, pengembangan sumber daya manusia, dan adaptasi teknologi informasi.
Pelaksanaan Munas di Kendari juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yang berharap hasil Munas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan inklusi keuangan di wilayah timur Indonesia.
Dengan terpilihnya kembali Sofia Nurkrisnajati Atmaja, Perbamida diharapkan dapat melanjutkan program-program kerjanya, terutama dalam advokasi kebijakan yang berpihak pada BPR/BPRS Milik Daerah, sekaligus mempersiapkan anggotanya menghadapi konsolidasi dan tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.














