Dinkes Baubau Akan Uji dan Awasi Kualitas Air Minum Rumah Tangga

Baubau, Aktual21.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau akan melakukan pengujian dan pengawasan kualitas air minum terutama di rumah tangga di Kota Baubau. Karena itu, pada Selasa (14/20/2025) Dinkes Baubau telah melakukan pertemuan di hotel zenit pada dalam rangka Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT).

Plt Kepala Dinkes Kota Baubau Fanti Frida Yanti saat membuka pertemuan mengatakan, dari banyak hasil riset kualitas air rumah tangga yang pernah dilakukan Kemenkes pada tahun 2020, itu ditemukan bahwa kelayakan air yang dikonsumsi oleh rumah tangga di Indonesia itu sudah mencapai 97%. Dan dari 97% pelayanan air itu dinyatakan oleh hasil riset Kemenkes hanya 13% air yang aman untuk dikonsumsi. Hal ini kalau sisi ironisnya bikin deg-degan karena ternyata air kemasan pun yang konsumsi mungkin karena jernih kemudian tidak diketahui apakah aman atau tidak.

Fanti Frida Yanti menjelaskan, beberapa waktu lalu, pihaknya pernah mengunjungi salah satu kampus di Australia dan salah satu perusahaan distribusi air minum Australian water directory yang merupakan perusahaan PDAM milik Australia di Sidney. Disana, ketika mengakses fasilitas publik selalu disediakan air minum seperti terminal, bandara dan lainnya dan itu aman untuk dikonsumsi dari pemasok air minum. Bahkan,ketika masuk perusahaan disuguhkan 13 gelas sample air yang sama-sama jernih. Hanya saja, pihak perusahaan menyampaikan dari 13 gelas air itu, yang aman dikonsumsi hanya 1 gelas.

Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau ini mengakui, berdasarkan data riset dan pengalaman di Australia tersebut, pihaknya berkesimpulan bahwa pertemuan persiapan surveilands kualitas air minum rumah tangga (SKAMRT) tingkat Kota Baubau tahun 2025 merupakan kegiatan yang luar biasa. Bahkan, saat ini akan ada 8 alat bantuan dari Kemenkes RI terkait dengan alat fotometer untuk Pemkot Baubau yang akan dipelajari penggunaan dan manfaatnya saat pertemuan SKAMRT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *