
Kendari, Aktual21.com – Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen terus mendukung program strategis nasional khususnya dalam percepatan investasi, sebagaimana komitmen pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan Penjabat Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto saat membuka Rapat Koordinasi Percepatan Laporan Realisasi Investasi tahun 2024, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Asrun Lio di salah satu hotel di Kendari. Rakor tersebut diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pirizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sultra yang dihadiri ratusan pelaku usaha.
Dalam rakor, Sekda Asrun Lio menyatakan pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sultra sebagai perpanjangan pemerintah pusat tentu mendukung sepenuhnya apa yang menjadi program nasional, khususnya dalam hal percepatan investasi.Salah satunya kata dia dalam hal pelayanan dan atau memfasilitasi para pelaku usaha yang akan berinvestasi.
“Kami siap setiap saat meberikan pelayanan dan fasilitasi para pelaku usaha yang akan melakukan investasi. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mempermudah dan mendorong percepatan investasi di daerah,” katanya.
Selain itu, dalam arahan Pj Gubernur yang disampaikan Sekda Sultra menekankan kepada sejumlah perusahaan yang masuk sebagai Proyek Stategi Nasional (PSN) di Sultra agar segera melaporkan kegiatan realisasi investasinya di tahun 2024 kepada Badan Koordinasi Penenaman Modal (BKPM).Alasannya, hingga triwulan III realisasi investasi yang masuk masih dianggap belum memenuhi target realisasi yang direncanakan baik target pusat maupun target daerah.
Kadis Penanaman Modal dan Pirizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sultra Parinringi mengakui jika ada sejumlah perusahaan dengan kategori masuk dalam proyek stategi nasional (PSN) yang telah memiliki rencana investasi di Sultra. Terlebih rencana investasi yang sangat besar dapat memberikan dampak pada daerah dari sisi pertumbuhan ekonomi hingga penyerapan tenaga kerja.
“Ada beberapa perusahaan yang masuk dalam stautus PSN. Salah satunya Pt Ceria yang berencana melakukan investasi yang cukup besar di Sultra,” katanya.
Olehnya itu, dalam arahan Pj Gubernur yang disampaikan Sekda Sultra memberikan penekanan kepada perusahan-perusahaan dengan status PSN agar seger merealisasikan investasinya. Apalagi, akan berpengaruh pada target realisasi investasi secara nasional, juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Termasuk terkait dengan penyerapan tenaga kerja,” katanya. rls








