Baubau – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kota Baubau pada Kamis dan Jumat (8-9 Januari 2026) merupakan momentum strategis untuk memaksimalkan kebijakan dan program kerja strategis Kementerian Agama untuk memajukan pembangunan umat dan masyarakat khususnya di bumi anoa Provinsi Sulawesi Tenggara.
Demikian sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukkan pada Rakerwil Kemenag Provinsi Sultra tahun 2026 yang digelar di satu villa di Kota Baubau pada Kamis malam (08/01/2026).
Menurut orang nomor satu di bumi anoa ini, sebagaimana diketahui bersama bahwa di era saat ini tantangan pembangunan umat dan masyarakat makin kompleks. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi tema yang di usung pada Rakerwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2026 yang merujuk secara langsung pada spirit dan acuan pelaksanaan program dalam Rakernas Kemenag RI tahun 2026 yaitu mempersiapkan umut masa depan.
Tema ini mengajak untuk melakukan perencanaan program pmbangunan keagamaan yang visioner, adaptif dan berkualitas untuk menghadapi tantangan zaman dengan berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia inivasi dan kreatifitas dan pemahaman agama yang relevan bagi generasi muda yang menekankan otonomi dan pilihan personal.
Andi Sumangerukka berharap melalui Rakerwil, Kemenag Provinsi Sultra dan satuan kerja Kemenag yang ada di 17 Kabupaten/Kota sebagai bagian penting dari komponen pembangunan Sulawesi Tenggara dan dapat terus meningkatkan pembinaan dan pengembantan aparatur serta penataan organisasi yang selalu di landasi komitmen kerja secara profesional agar program bisa berjalan dengan baik demi mendukung pembangunan daerah dan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu Ka Kanwil Kemenag Sultra H Mansur mengungkapkan, Rakerwil di Kota Baubau tahun 2026 adalah suatu penguatan didalam tema-tema Rakernas dan pada intinya di daerah ingin mewujudkan 8 program asta protas yang telah di canangkan oleh Menteri Agama RI. Sehingga dari 8 program asta protas ini bagaimana mengimplementasikan di daerah.
Maka Rakorwil ini bisa bergerak lincah, adaptif, meningkatkan layanan umat yang berkualitas didalam bidang ke agamaan dan pendidikan. Selain itu juga, untuk mewujudkan layanan yang adaptif dan lincah juga melakukan kolaborasi dengan beberapa lembaga di luar Kementerian Agama yang juga sudah memberikan masukan agar organisasi ini bisa bergerak dengan lincah.
Pada kesempatan tersebut, pada Rakerwil Kemenag Provinsi Sultra turut dihadiri Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA , Ketua DPRD Sultra, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE, Bupati Buton Selatan H Muh Adios, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc.







